I N T A K E s

An Interview with Julian Sihombing

with 9 comments


Julian Sihombing adalah fotografer jurnalistik senior Indonesia yang sejak 1987 bekerja untuk harian Kompas. Ia baru saja meluncurkan buku pertamanya Split Second, Split Moment, yang berisi kompilasi karyanya selama lebih dari 20 tahun berkarir sebagai jurnalis foto. Kompilasi ini menyajikan sejumlah foto-foto lepas mulai dari keseharian kehidupan hingga peristiwa bersejarah reformasi Indonesia pada Mei 1998. Minggu ini ia menemui editor INTAKEs, Okky Ardya dan fotografer Rony Zakaria, di gedung harian Kompas di Jakarta Barat dan berbicara mengenai karyanya, buku pertamanya, generasi muda dan tantangan fotojurnalistik di Indonesia.

Written by ruimages

October 1, 2010 at 2:30 pm

9 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. [...] This post was mentioned on Twitter by Rony Zakaria and Rony Zakaria, ruimages. ruimages said: INTAKEs interviewed Julian Sihombing about his work, his book and the challenges of photojournalism in Indonesia http://bit.ly/bkrZJ7 [...]

  2. keren. inspiring. thx RuImages. jgn bosen bikin yg ginian ya!

    kutukupret

    October 1, 2010 at 9:44 pm

  3. mantap nih,,,request dong kemal juhfri

    locong

    October 1, 2010 at 10:25 pm

  4. Foto-foto JS memang oke! ikon “mahasiswi 98 tergeletak” itu memang selalu ‘terngiang’ di kepala kita… Terima kasih utk wawancara nya. sukses utk ruimages

    grafisosial

    October 2, 2010 at 10:03 am

    • Terima kasih kembali. Yah memang foto tersebut teringat kuat bagi yang melewati dan mengalami reformasi Mei 1998. Oscar Motuloh, kurator Galeri Foto Jurnalistik Antara, mengatakan bahwa foto Julian Sihombing tersebut menjadi salah satu ikon masa tersebut selain foto dari pewarta foto Antara, Saptono yang menggambarkan mahasiswa bersorak sorai dengan latar Suharto sedang membacakan pidato pengunduran dirinya di TV.

      ruimages

      October 2, 2010 at 11:47 am

  5. thnks da bagi bagi pengalaman . kerennnnn….,sering sering aja buat motivasi ! hidupkan photo yng berdasarkan roh bukan praktisi ketenasran alat!

    dina

    October 26, 2010 at 9:04 pm

    • Terima kasih juga. Kami pun turut senang bisa memotivasi. Silakan ditunggu update untuk edisi November.

      ruimages

      October 29, 2010 at 12:45 pm


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.