Jan Banning Portraiture Lecture at Erasmus Huis
Manusia dipandang sebagai sesuatu yang memiliki dimensi yang lebih tinggi daripada benda-benda. Manusia berpikir dan merasa dengan keseluruhan dirinya. Fotografi yang selama ini kita kenal sebagai medium untuk menangkap momen, kian melampaui maknanya ketika ia berhadapan dengan sekumpulan jiwa yang dihadirkan dalam sebentuk potret atau gambar diam. Dan dalam Portrait photography atau Portraiture, ‘jiwa’ tersebut berusaha ditangkap dan diabadikan dalam bentuk potret.
Wainem dari seri Jugun Ianfu / Jan Banning
Portrait photography adalah seni menangkap emosi. Seni memahami sosok atau subjek yang ada di depan kamera dan memahami mereka sebagai individu yang utuh. Setidaknya pesan inilah yang disampaikan Jan Banning (www.janbanning.nl) dalam ‘ Kuliah Portrait ‘ -nya (Portrait Lecture) di Erasmus Huis, Jakarta pada 14 Agustus 2010 lalu. Pemenang World Press Photo kategori Portrait series tahun 2004 ini juga berbagi pemikiran dan pengalaman seputar projek-projek yang pernah dikerjakannya, yang beberapa diantaranya dikerjakan di Indonesia. Antara lain projek Romusha – The Traces of War dan projek Jugun Ianfu (The Comfort Women) yang dilakukan sejak Mei 2008 hingga Juli 2009.
Kejeliannya menangkap emosi dari setiap subjek yang difotonya tidak terlepas dari kemampuan seorang Jan dalam menempatkan diri dan kedekatannya dengan objek.
“I’m not just behind the camera, I’m a person. The most basic thing in a portrait, you are there as a person first and only second as a photographer.”
Simak lebih lanjut ‘ Kuliah Portrait ‘ Jan Banning yang bisa di-download dalam format PDF dan mengambil pelajaran berharga dari Jan Banning.


[...] This post was mentioned on Twitter by Kurniadi Widodo, Rony Zakaria. Rony Zakaria said: RT @ruimages: INTAKEs Blog by Ru Images presents Jan Banning Portraiture Lecture at Erasmus Huis http://bit.ly/d3Qrcv [...]
Tweets that mention Jan Banning Portraiture Lecture at Erasmus Huis « I N T A K E s -- Topsy.com
September 20, 2010 at 11:12 am
pdfnya saya share bolehkah ?
yoyok
September 20, 2010 at 8:21 pm
Silahkan Mas Yoyok.
Asalkan dicantumkan asal sumbernya apabila diposting ulang di blog/website.
Salam
ruimages
September 21, 2010 at 10:07 am
siap, saya kirim ke milis kok
yoyok
September 21, 2010 at 5:43 pm